Banyak dari kita yang mencintai kopi dan memiliki stok biji kopi di rumah. Namun, pernahkah Anda merasa bahwa kopi yang Anda buat di rumah terkadang rasanya tidak semenyenangkan kopi dari kafe favorit?


Bisa jadi, itu bukan karena kemampuan menyeduh Anda yang kurang, melainkan cara Anda menyimpan biji kopi yang kurang tepat! Banyak orang yang salah kaprah dengan menyimpan biji kopi di kulkas, karena mengira hal itu akan menjaga kesegaran kopi lebih lama. Padahal, itu justru salah besar!


Jika Anda ingin kopi di rumah tetap enak dan segar, ada baiknya Anda memahami cara menyimpan biji kopi yang benar. Mari kita bahas lebih lanjut, langkah demi langkah!


Tanggal Kadaluarsa ≠ Kesegaran Kopi


Saat membeli biji kopi kemasan, biasanya kita akan melihat tanggal kadaluarsa pada kemasan, sering kali antara satu hingga dua tahun dari tanggal produksi. Namun, ada yang perlu Anda ketahui: tanggal kadaluarsa tersebut bukanlah tanggal kesegaran kopi!


Tanggal kadaluarsa hanya memberi tahu bahwa kopi masih aman untuk dikonsumsi, tetapi tidak berarti kopi tersebut masih segar dan memiliki cita rasa yang baik. Biji kopi yang baru dipanggang memiliki waktu terbaik untuk dinikmati sekitar satu bulan. Bahkan, jika biji kopi sudah digiling, kesegarannya akan hilang lebih cepat lagi! Itu sebabnya kafe selalu menggiling biji kopi tepat sebelum diseduh, karena kopi yang sudah digiling akan kehilangan rasa dalam hitungan menit akibat oksidasi.


Cara Mengetahui Jika Biji Kopi Masih Segar


Biji kopi akan berubah seiring waktu, dan kita bisa melihat dan mencium perbedaannya:


- Warna: Biji kopi mentah berwarna hijau pucat, namun setelah dipanggang, warnanya akan menjadi coklat gelap. Semakin lama disimpan, biji kopi akan semakin mengkilap, karena minyak dari dalam biji keluar ke permukaan.


- Kemasan: Saat membeli biji kopi, hindari kemasan yang vakum. Sebaiknya pilih kemasan yang dilengkapi dengan katup udara satu arah (biasanya kemasan terlihat agak menggembung). Ini menunjukkan bahwa biji kopi masih mengeluarkan karbon dioksida, yang merupakan tanda kesegaran.


- Aroma: Biji kopi yang segar memiliki aroma yang kuat dan kaya. Jika bau kopi terasa lemah atau sedikit aneh, bisa jadi biji kopi tersebut sudah mulai menua.


5 Tips Terbaik Untuk Menyimpan Biji Kopi


Sekarang kita sudah mengetahui ciri-ciri biji kopi yang segar, saatnya kita membahas cara terbaik untuk menyimpannya.


1. Beli Dalam Jumlah Kecil


Jika Anda tidak memanggang kopi sendiri, cara terbaik untuk menjaga kesegaran kopi adalah dengan membeli dalam jumlah kecil. Sebaiknya, beli biji kopi hanya sebanyak yang bisa Anda habiskan dalam dua minggu. Beberapa biji kopi yang baru dipanggang memerlukan waktu istirahat beberapa hari untuk mengembangkan rasa secara maksimal, jadi pastikan untuk memeriksa waktu "istirahat" yang disarankan saat membeli biji kopi baru.


2. Jaga Agar Udara Tidak Masuk


Seperti halnya makanan lainnya, paparan udara akan merusak kesegaran kopi. Pastikan Anda menyimpan biji kopi dalam wadah yang kedap udara. Beberapa kantong kopi sudah dilengkapi dengan katup udara satu arah, yang dapat melepaskan gas tanpa membiarkan udara masuk. Jika Anda menggunakan wadah, pastikan untuk membuka wadah tersebut sesedikit mungkin agar oksigen tidak masuk.


Tip profesional? Saat mengambil biji kopi, gunakan sendok daripada membalikkan wadah, untuk menjaga lapisan karbon dioksida pelindung tetap ada di dalam!


3. Hindari Kelembapan (Jangan Simpan di Kulkas!)


Jangan pernah menyimpan biji kopi di kulkas, kulkas terlalu lembap! Biji kopi seperti spons yang dapat menyerap kelembapan dan bau dari lingkungan sekitar. Ketika Anda mengeluarkannya dari kulkas, kondensasi akan terbentuk di permukaan biji kopi, yang justru membuatnya cepat menjadi basi.


Simpanlah biji kopi di tempat yang kering, dan jika memungkinkan, tambahkan penghisap kelembapan di dalam lemari tempat Anda menyimpannya.


4. Jauhkan dari Sumber Panas


Menyimpan biji kopi di dekat sumber panas adalah kesalahan besar. Beberapa orang menyimpan kopi di atas mesin kopi, namun ini adalah salah satu tempat terburuk! Banyak mesin kopi dilengkapi dengan pemanas cangkir, dan panas dari pemanas tersebut bisa membuat biji kopi kehilangan rasa lebih cepat.


Sebagai gantinya, simpan biji kopi di tempat yang sejuk, gelap, dan jauh dari kompor, oven, atau paparan sinar matahari langsung.


5. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung


Meski jar kaca terlihat menarik, namun tidak melindungi biji kopi dari paparan cahaya. Jika Anda suka menggunakan wadah kaca, pastikan untuk menyimpannya di dalam lemari atau gunakan wadah yang tidak transparan. Paparan cahaya akan mempercepat proses oksidasi, yang membuat kopi menjadi hambar dan cepat basi.


Kita semua tentu ingin kopi kita terasa enak setiap saat, dan cara penyimpanan yang benar sangat mempengaruhi hal ini. Berikut adalah ringkasan langkah-langkah yang perlu diingat:


- Beli biji kopi dalam jumlah kecil, cukup untuk dikonsumsi dalam dua minggu


- Gunakan wadah kedap udara atau kantong dengan katup udara satu arah


- Simpan biji kopi di tempat yang kering, sejuk, dan gelap


- Jangan pernah simpan kopi di kulkas, kelembapan merusak rasa!


- Jauhkan biji kopi dari panas dan sinar matahari langsung


Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, Anda dapat menikmati kopi segar yang kaya rasa setiap kali menyeduhnya!